Dulu
hiduplah Dewa yang berada ditengah pegunungan. Ketika tanggal 30 Desember Dewa
menulis surat kepada binatang-binatang di seluruh negeri untuk dapat
mengunjunginya di awal tahun. Dewa akan memilih siapa yang paling cepat dari 1
sampai 12 dan akan mengangkatnya menjadi jendral berdasarkan urutan.
Semua
membaca surat dari Dewa tersebut kecuali kucing yang suka santai, sehingga
tikus yang licik membohonginya. Ia mengatakan bahwa acara tersebut akan
diadakan tanggal 2 sedangkan yang sebenarnya tanggal 1. Kucing berterima kasih
karena kebaikan tikus untuk menyampaikan hal itu. Padahal….. itu adalah niat
buruknya tikus.
Malam
harinya ketika semua sedang tidur sapi yang sadar kalau dia jalannya lambat
berangkat duluan dan…. lagi2 hal ini dimanfaatkan tikus. Ia meloncat menaiki
punggung sapi. Akhirnya, bisa diduga donk antara mereka dua aja yang duluan.
Tapi, malang…. sapi juga gak sadar kalau ada tikus yang menaiki punggungnya.
Esoknya, ketika hari masih gelap semua binatang berangkat. Dan ketika udah
nyampe di tempat Dewa, tikus meloncat dan mengucapkan selamat tahun baru kepada
Dewa. Sehingga sapi yang seharusnya menjadi nomor 1 sedih n hanya di tempat
kedua.
Selanjutnya,
datanglah binatang2 yang berangkat pagi tadi. Dimulai dari harimau, kelinci,
naga, ular, kuda, domba, monyet, ayam, anjing, dan babi hutan. Akhirnya
merekalah yang nantinya menjadi ke12 shio. Besoknya, ketika mereka mengadakan
pesta kucing yang tahu datang marah2. Dia sangat marah dengan tikus yang
membohonginya dan selalu mengejar2nya. karena itu kucing yang gak masuk dalam
12 shio selalu mengejar-ngejar tikus.
No comments:
Post a Comment