Friday, November 8, 2013

Bahaya Chatting



WAJIB DIBACA SEMUA ORANG TERMASUK YANG PUNYA ANAK-ANAK !
 
Setelah melemparkan buku-bukunya di sofa, dia mengambil camilan dan mulai online. Dia log-on dengan nama ByAngel213. Dia memeriksa daftar sambungan yang masuk, ada yang bernama GoTo123 juga sedang online.
Dia mengirimkan pesan :
  
ByAngel213:
Hi. Aku senang kamu online! Aku pikir ada seseorang yang mengikutiku pulang dari sekolah hari ini. Itu mengerikan!
  
GoTo123:
LOL (Laugh Out Loud = Ketawa Ngakak). Kamu kebanyakan nonton TV. Kenapa orang
mengikuti kamu? Bukankah kamu tinggal di perumahan yang aman?
  
ByAngel213:
Tentu saja. LOL (Ketawa Ngakak). Aku rasa itu hanya pikiranku saja, karena aku tidak lihat seorang pun.
 
GoTo123:
Kecuali kamu menuliskan namamu saat online. Kamu tidak lakukan itu khan?
  
ByAngel213:
Tentu saja tidak. Aku tidak sebodoh itu, tahu.
  
GoTo123:
Apa kamu bermain softball sehabis sekolah hari ini?
  
ByAngel213:
Ya, dan teamku menang !!
  
GoTo123:
Itu hebat!  Team siapa yang kamu mainkan?
  
ByAngel213:
Kita mainkan team Hornets. LOL (Ketawa Ngakak).
Seragamnya keren banget! Mereka seperti lebah. LOL
  
GoTo123:
Apa nama teammu?
  
ByAngel213:
Canton Cats (Kucing2 Canton ). Ada gambar cakar harimau di seragam kita.
Pokoknya keren.
  
  
  
GoTo1 23:
Kamu pelempar bola?
  
ByAngel213:
Tidak, aku jaga di base kedua. Aku harus pergi. Ada PR yang harus kukerjakan
sebelum orang tuaku pulang. Dah!
  
GoTo123:
Sampai ketemu lagi. Dah
  
Sementara itu, GoTo123 mulai melacak menu "keanggotaan" dan mulai mencari profil sebenarnya dari ByAngel213. Ketika ditemukan, dia langsung menandai dan mencetaknya. Dia mengambil pena dan mulai menuliskan apa yang telah diketahuinya tentang ByAngel213.
  
   Namanya: Shannon (perempuan)
   Lahir: 3 Januari 1985
   Umur: 13 tahun
   Tempat tinggal: Carolina Utara
   Hobi: softball, koor, skating dan pergi ke mall.
  
Selain informasi ini, dia tahu Shannon tinggal di Canton karena baru saja memberitahu. Dia
tahu Shannon sendirian di rumah sampai jam 06:30 sore sampai kedua orang tuanya pulang
kerja. Dia tahu Shannon bermain softball tiap hari Kamis sore dalam team sekolah yang
bernama Canton Cats. Nomer favoritnya 7, seperti yang tercetak di kaosnya.  Dia tahu
Shannon kelas delapan (satu SMP) di SMP Canton. Semua informasi itu dia peroleh dari Shannon waktu mereka online. Dia sekarang sudah memperoleh informasi yang cukup untuk
bisa menemukan Shannon .
  
  * * * * *
  
Shannon tidak bercerita pada orang tuanya mengenai kejadian dalam perjalanan pulang dari
lapangan taman kemarin. Dia tidak ingin orang tuanya ribut dan melarang dia jalan kaki saat
pulang dari bermain softball. Orang tuanya selalu berlebihan dan berpikir yang buruk. Itu
membuatnya berharap seandainya dia bukan anak tunggal.
Mungkin jika dia punya saudara laki-laki atau perempuan, orang tuanya tidak menjadi over
Protektif lagi.
  
Pada hari Kamis, Shannon sudah lupa dengan langkah kaki yang mengikutinya.
  
Permainan softballnya sangat asyik, sampai tiba-tiba dia merasa ada seseorang yang memperhatikannya. Saat itu ingatannya muncul kembali.
Dia melirik dari posisinya berdiri di base kedua, ada seorang laki-laki sedang mengamatinya
dengan seksama.
  
  
  
Laki-laki itu bersandar di pagar di belakang base pertama dan dia tersenyum saat melihatnya. Dia tidak terlihat menakutkan dan Shannon langsung membuang perasaan ketakutan yang
dirasakan.
  
Setelah permainan selesai, Shannon duduk di bangku sambil berbicara dengan pelatih. Dia
memperhatikan laki-laki itu tersenyum lagi saat dia melewatinya. Dia mengangguk dan Shannon membalas tersenyum. Laki-laki itu melihat nama Shannon tercetak di belakang kaosnya seragamnya. Dia tahu sudah menemukan semua identitas Shannon.
Diam-diam, dia berjalan menjauh dalam jarak yang aman.

Rumah Shannon hanya beberapa blok dari lapangan itu, dan begitu dia melihat tempat
tinggalnya, laki-laki itu segera kembali ke tempat parkir dan mengambil mobilnya.
  
Sekarang dia menunggu. Dia memutuskan untuk makan sedikit sebelum pergi ke
rumah Shannon. Dia mengendarai mobil ke sebuah restoran cepat saji dan duduk di sana
menunggu waktu untuk bergerak.
  
   * * * * *
  
Shannon sedang berada di kamarnya saat dia mendengar suara panggilan dari ruang tamu.
  
"Shannon, cepat kemari," panggil ayahnya. Suaranya kedengaran marah tapi dia tidak tahu mengapa. Dia berjalan menuju ruang tamu dan melihat laki-laki yang yang ditemui di taman
sedang duduk di sofa.
 
"Duduk," ayahnya memulai pembicaraan,  "Bapak ini baru saja bercerita banyak hal yang menarik tentang kamu."
  
Shannon terhenyak ke belakang. Bagaimana mungkin laki-laki itu bisa bercerita segala macam
pada orang tuanya? Dia tidak pernah bertemu dengannya sebelum hari ini!
  
"Kamu tahu saya siapa, Shannon ?" laki-laki itu bertanya.
"Tidak," jawab Shannon
"Saya adalah perwira polisi dan teman online-mu, GoTo123."
  
Shannon terkejut luar biasa, "Itu tidak  mungkin! GoTo123 adalah anak seumuranku. Umurnya
14 tahun. Dan dia tinggal di Michigan !"
  
Laki-laki itu tersenyum, "Saya memang sudah menceritakan semuanya, tapi itu tidak benar. Kamu lihat Shannon, ada orang-orang di online yang berpura-pura menjadi seorang anak; dan
saya salah satunya. Tapi saat yang lain melakukan itu untuk menyakiti dan berbuat jahat
pada anak-anak, saya termasuk kelompok dari orang tua yang melakukannya untuk melindungi anak-anak dari orang jahat. Saya datang kemari untuk bertemu denganmu dan mengajarimu bahayanya berkomunikasi dengan orang yang tidak kamu kenal secara online. Kamu telah menceritakan semua hal yang cukup untuk saya pakai untuk menemukan kamu. Kamu menyebutkan nama sekolahmu, nama team  softballmu dan posisi dimana kamu bermain. Bahkan kamu menyebutkan nomer kaos  seragammu yang membuat saya menemukanmu dengan
mudah."
  
Sekali lagi Shannin tertegun, "Bukankan anda tinggal di Michigan?"
Laki-laki itu tertawa. "Tidak, saya tinggal di Releigh, dekat sini. Itu saya buat supaya kamu merasa aman karena berpikir bahwa saya tinggal di tempat yang jauh, bukan?"
Shannon mengangguk.
  
"Saya punya seorang teman yang memiliki anak perempuan seperti kamu. Hanya dia tidak beruntung. Laki-laki yang menemukannya membunuhnya saat dia sendirian di rumah. Anak-anak diajarkan untuk tidak mengatakan pada siapa pun bahwa mereka sedang sendirian di rumah, dimana sepanjang waktu itu mereka gunakan untuk online. Orang jahat akan menjebak
kalian untuk memberikan informasi sedikit tentang ini dan tentang itu saat online. Sebelum
kamu mengetahuinya, kamu telah mengatakan banyak hal sehingga mereka mudah menemukanmu bahkan sebelum kamu menyadari telah melakukannya. Saya harap kamu belajar dari kejadian ini dan tidak mengulanginya lagi. Beritahu teman-temanmu juga supaya mereka bisa aman."
  
"Saya berjanji!"
  
Malam itu Shannon, ayah dan ibunya mengucapkan terima kasih pada Tuhan karena sudah melindungi Shannon dari kejadian yang bisa menjadi peristiwa tragis.
  

Sunday, November 3, 2013

Jesus Birthday



As you well know, we are getting closer to my birthday.

Every year there is a celebration in my honor and I think that this year the celebration

will be repeated.

During this time there are many people shopping for gifts,

there are many radio announcements, TV commercials,

and in every part of the world everyone is talking that my birthday is getting closer and closer.



It is really very nice to know, that at least once a year, some people think of me.

As you know, the celebration of my birthday began many years ago.

At first people seemed to understand and be thankful of all that I did for them,

but in these times, no one seems to know the reason for the celebration.

Family and friends get together and have a lot of fun,

but they don't know the meaning of the celebration.



I remember that last year there was a great feast in my honor.

The dinner table was full of delicious foods, pastries, fruits, assorted nuts and chocolates.



The decorations were exquisite and there were many, many beautifully wrapped gifts. But, do you want to know something?

I wasn't invited. I was the guest of honor and they didn't remember to send me an  invitation.

The party was for me, but when that great day came,

I was left outside, they closed the door in my face.........

and I wanted to be with them and share their table.



In truth, that didn't surprise me because in the last few years all close their doors to me.

Since I wasn't invited, I decided to enter the party without making any noise. I went in and stood in a corner.

They were all drinking; there were some who were drunk and telling jokes and laughing at everything.

They were having a great time.

To top it all, this big fat man all dressed in red wearing a long white beard entered the room yelling Ho-Ho-Ho!  He seemed drunk. He sat on the sofa and all the children ran to him, saying: "Santa Claus, Santa Claus"...   as if the party were in his honor !





At 12 midnight all the people began to hug each other;

I extended my arms waiting for someone to hug me

and  ....  do you know .... no one hugged me.



Suddenly the all began to share gifts. They opened them one by one with great expectation.

When all had been opened, I looked to see if, maybe, there was one for me.

What would you feel if on your birthday everybody shared gifts and you did not get one?

I then understood that I was unwanted at that party and quietly left.



Every year it gets worse.

People only remember to eat and drink, the gifts, the parties and nobody remembers me.

I would like this Christmas that you allow me to enter into your life.



I would like that you recognize the fact that almost two thousand years ago I came to this world to give my life for you, on the cross, to save you.

Today, I only want that you believe this with all your heart.



I want to share something with you.

As many didn't invite me to their party,

I will have my own celebration, a grandiose party that no one has ever imagined, a spectacular party.



I'm still making the final arrangements.

Today I am sending out many invitations and there is an invitation for you.

I want to know if you wish to attend and I will make a reservation for you and write your name with golden letters in my great guest book.

Only those on the guest list will be invited to the party.

Those who don't answer the invitation, will be left outside.



Be prepared because when all is ready, you will be part of my great party.



See you soon  ....    I  Love you !



 



 





-Jesus-