Pada
suatu ketika anggota-anggota tubuh merasa sangat berang terhadap perut. Mereka
semua iri karena mereka harus menyediakan makanan dan membawanya ke perut,
sementara perut sendiri tidak berbuat lain kecuali mencerna hasil jerih payah
mereka.
Maka
akhirnya mereka mengadakan rapat dan memutuskan untuk tidak membawa lagi makanan
ke perut.
Tangan
tidak mau mengangkat makanan ke mulut. Gigi tidak mau mengunyah lagi dan
tenggorokkan tidak mau menelan. Dengan keadaan ini mereka berharap mulut akan
melakukan sesuatu.
Ternyata
hasil dari keputusan mereka adalah tubuh yang menjadi lemah, begitu lemahnya
sampai hampir-hampir mati. Demikianlah akhirnya mereka menjadi kapok, dan
dengan rela menjalankan tugasnya masing-masing.
Merekapun
sadar bahwa tidak ada satu tugas yang lebih penting dari yang lain. Dan entah
besar dan kecil tugas yang menjadi bagiannya, semuanya berperan penting untuk
mencapi tujuan utama.
Bagaimana
dengan tugas pelayanan dan tanggung jawab kita sehari-hari yang sudah Tuhan
percayakan kepada kita ? Sudahkah kita jalankan dengan sebaik-baiknya ? Atau
mungkin kita malah sibuk membandingkan bentuk pelayanan kita dengan pelayanan
orang lain ? Dan berpikir bahwa tugas yang kita terima terlebih berat
dibandingkan tugas orang lain ? Dan bahwa kita seharusnya menerima upah yang
lebih dari rekan sekerja kita ?
"Sebab
sama seperti pada satu tubuh kita mempunyai banyak anggota, tetapi tidak semua
anggota itu mempunyai tugas yang sama, demikian juga kita, walaupun banyak,
adalah SATU TUBUH dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang
seorang terhadap yang lain" (Roma 12:4,5)
Meskipun
tugas berbeda-beda, tapi ingatlah bahwa setiap orang adalah sama di mata Tuhan
(I Kor.3:8). Dan Tuhan akan memberikan upah yang adil bagi setiap orang, sesuai
dengan kerelaan dan kesungguhannya melakukan tugasnya.
"TUHAN
membuat segala sesuatu untuk tujuannya masing-masing" (Amsal 16:4)